Rahasia Sukses Mahasiswa Perguruan Tinggi – Toleransi, Multikulturalisme & Menjunjung Tinggi Keberagaman di Antara Mahasiswa

Seiring dunia semakin terintegrasi dan semakin dekat secara teknologi, lingkungan, dan ekonomi, sangatlah penting bahwa kehidupan kampus dan universitas semakin inklusif dan menghormati keragaman yang luas dari badan mahasiswanya.

Perjalanan global saya ke enam benua dan lebih dari lima puluh negara telah mengajari saya lebih dari yang pernah saya bayangkan untuk dipelajari secara akademis. Sebagai mantan guru ESOL (Bahasa Inggris untuk Siswa Bahasa Lain) yang tinggal di Taiwan, saya benar-benar merasakan pengalaman lintas budaya. Kerinduan dan kejutan budaya adalah di antara banyak tantangan yang saya hadapi saat tinggal dan bekerja di luar negeri.

Syukurlah, saya menerima tantangan tersebut dan mulai berpikir tinggal di luar negeri sebenarnya cukup menyenangkan. Sebagian besar keluarga dan teman saya menganggap saya gila. Namun saya benar-benar menerima pengalaman itu dan beralih dari bertahan hidup menjadi berkembang di luar negeri. Saya kira dengan tinggal di luar negeri dan dikelilingi oleh hal-hal asing, saya menjadi percaya pada hati dan naluri saya. Bagaimanapun, intelek sering tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan dirinya sendiri ketika tidak ada titik acuan sebelumnya.

Interaksi lintas budaya dan antarpribadi di luar negeri dengan orang-orang yang tidak terlalu Anda kenal dapat menjadi tantangan atau dianggap sebagai petualangan yang menggembirakan untuk dirayakan. Saya mengambil postur dan pola pikir yang terakhir, yang menghasilkan saya memiliki beberapa pengalaman paling menggembirakan di seluruh dunia.

Meskipun demikian, banyak perguruan tinggi dan universitas saat ini memiliki ratusan bahkan ribuan siswa internasional yang tinggal dan menghadiri kelas di kampus mereka. Beberapa perguruan tinggi dan universitas tidak diragukan lagi lebih baik daripada yang lain dalam hal membuat siswa internasional merasa diterima, dirayakan, dan menjadi bagian penting dari komunitas akademis.

Berikut adalah beberapa rahasia sukses bagi mahasiswa untuk merangkul multikulturalisme, keberagaman, dan dengan senang hati menunjukkan toleransi di kampus mereka.

1. Bertemu dan menyapa.

Luangkan waktu untuk bertemu dan menyapa siswa baru. Alih-alih mencoba menilai orang dan menebak seperti apa mereka, ulurkan tangan persahabatan dan senyuman untuk mengenal seseorang yang baru.

Ingat bagaimana perasaan Anda saat pertama kali tiba di perguruan tinggi atau universitas Anda. Ini tentu sedikit mengintimidasi dan bisa membuat kewalahan.

2. Tawarkan untuk membantu siswa baru masuk dan berkenalan dengan kampus Anda.

Disorientasi dan culture shock dapat membuat kita takut, bahkan lebih dari siswa internasional yang datang dari jauh. Karena itu berupayalah untuk menjadi ramah, baik hati, dan ramah. Tawarkan untuk membantu siswa baru memindahkan (atau membeli jika perlu terlebih dahulu) barang-barang dan furnitur mereka ke asrama atau apartemen mereka. Mohon sampaikan undangan untuk membawa mahasiswa berkeliling kampus dan tunjukkan kepada mereka di mana semua fasilitas utama dan layanan mahasiswa dapat ditemukan.

3. Undanglah siswa baru ke pergaulan yang menyenangkan, organisasi, dan pesta kehidupan Yunani.

Buatlah hal yang menyenangkan bagi mahasiswa baru agar mereka dapat bersantai dan menikmati pengalaman kehidupan kampus / universitas. Jika tidak, kecenderungan alami adalah menarik diri dan mengasingkan diri. Isolasi tidak menyenangkan bagi siapa pun, apalagi jika itu terjadi kita semua kehilangan kesenangan sebagai pelajar internasional di antara kita.

4. Bersikap toleran, menghormati, dan memahami perbedaan orang lain.

Siswa di sini dan dari jauh semuanya memiliki kekhasan, perbedaan, dan keistimewaan masing-masing. Bersikaplah hormat, ramah, sopan, dan toleran, apa pun perbedaan yang mungkin mengganggu atau mengganggu Anda. Beri orang ruang dan kebebasan untuk menjadi diri mereka sendiri.

Jangan pernah memaksakan pandangan, ideologi, atau agama Anda kepada orang lain. Itu adalah cara tercepat untuk membuat semua orang merasa tidak nyaman dan mengasingkan teman di masa depan. Alih-alih rayakan perbedaan orang lain dan alih-alih mencoba membedah dan mengkritik keunikan mereka, rangkul dan pelajari tentang hal itu.

5. Kembangkan pemahaman yang bermakna dan penuh hormat.

Meskipun Anda mungkin tidak setuju dengan cara hidup atau ideologi seseorang, Anda selalu dapat tumbuh dalam rasa hormat dan pemahaman Anda tentang mereka sebagai pribadi. Mungkin setelah Anda menjadi lebih dekat dan lebih mengenal, Anda dapat mempelajari keadaan dan rangkaian peristiwa apa yang menuntun seorang siswa untuk mengembangkan pandangan mereka dan cenderung pada keyakinan unik mereka.

Hidup adalah proses penemuan.

Kita semua belajar selamanya. Jadilah pembelajar seumur hidup dan individu yang ramah yang disukai siswa lain. Saat Anda melakukannya, tahun-tahun Anda di perguruan tinggi dan universitas akan semakin menyenangkan dan berkesan.

Sumber Artikel: https://kemahasiswaan.unri.ac.id