Komunikasi Darurat Kampus Zaman Baru

IHDN Denpasar

kampus upp -Dengan keselamatan menjadi prioritas nomor satu dalam masyarakat saat ini, memiliki sistem pemberitahuan darurat adalah suatu kebutuhan untuk satu atau beberapa area kampus gedung. Menggunakan sistem peringatan darurat yang lebih lama yang didasarkan pada pesan teks dan telepon tidak lagi menjadi solusi untuk tiga alasan utama berikut:

1. Mereka tidak dapat memberikan peringatan ke zona, lantai, atau gedung kampus tertentu. Sistem pesan teks dan telepon memberi tahu pelanggan sesuai dengan daftar basis data yang telah ditentukan sebelumnya dan tidak memiliki cara untuk mengetahui di mana setiap pelanggan saat dalam keadaan darurat. Misalnya, pada saat keadaan darurat di gedung A, semua orang di gedung itu harus diinformasikan terlebih dahulu dan bukan menurut daftar pelanggan. Peringatan dan instruksi untuk setiap gedung kampus selama situasi darurat mungkin berbeda. Misalnya, orang-orang di gedung A mungkin diarahkan untuk mengevakuasi gedung sementara lockdown dilakukan di semua gedung lainnya.

2. Mereka tidak mematuhi panduan NFPA-72. Panduan National Fire Protection Association 2010 yang baru diterbitkan menggambarkan bagaimana sistem komunikasi darurat (ECS) harus dirancang dan berfungsi. Menurut panduan tersebut, sistem komunikasi darurat harus memberikan informasi dan instruksi khusus area kepada orang-orang di dalam gedung, area atau situs menggunakan metode komunikasi suara yang dapat dimengerti dan harus menyertakan sinyal, teks, dan grafik yang terlihat seketika.

3. Mereka terlalu lambat dan menggunakan infrastruktur yang tidak dapat diandalkan untuk situasi darurat yang sebenarnya. Selama situasi darurat, ketika setiap detik penting, metode pemberitahuan berurutan yang ditawarkan oleh sistem pesan teks dan telepon terlalu lambat. Dalam pengujian seluruh kampus waktu nyata, jenis sistem ini memerlukan waktu berjam-jam untuk memberi tahu pelanggan mereka. Selain itu selama aktivitas puncak (seperti dalam situasi darurat), jaringan telepon dan komputer cenderung gagal dan tidak dapat dipercaya sebagai metode komunikasi yang andal.

Baru-baru ini, banyak kampus mulai menerapkan sistem komunikasi darurat baru yang didasarkan pada jaringan speaker Alamat Publik, tampilan LED alfanumerik, dan lampu strobo. Jika terjadi situasi darurat, jenis sistem ini akan langsung mengeluarkan peringatan audio dan visual bersama dengan instruksi pra-rekaman atau ‘suara langsung’ yang mengurangi kebingungan dan cedera.

Salah satu sistem paling inovatif yang ditawarkan saat ini adalah sistem pemberitahuan darurat nirkabel yang dapat dipasang di fasilitas kampus mana pun tanpa perlu menjalankan kabel, memerlukan sedikit perubahan pada struktur bangunan yang ada. Sistem ini menawarkan stasiun komando pusat dengan pemancar daya tinggi khusus yang dapat berkomunikasi secara nirkabel dan mengontrol perangkat nirkabel dalam jumlah tak terbatas seperti speaker PA, lampu strobo, dan tampilan LED. Masing-masing perangkat nirkabel ini dapat langsung diaktifkan secara individual atau sebagai bagian dari grup (zona) untuk menyediakan pesan suara dan visual khusus area. Stasiun perintah sistem dapat menangani ratusan skrip aktivasi yang telah diprogram sebelumnya untuk langsung merespons berbagai situasi darurat kampus.

Ketika setiap detik berharga, sistem pemberitahuan darurat nirkabel era baru ini adalah solusi yang paling dapat diandalkan untuk meningkatkan waktu tanggap terhadap situasi darurat, menjadikan kampus tempat yang lebih aman.