Properti Tips trik

Cara Tradisional Menyambung Paralon

Summary

Sudah tahu bagaimana caranya menyambung Pipa Rucika? Masihkah Anda menggunakan jasa tukang untuk memasangnya? Sejauh ini, pemasangan pipa masih banyak mengandalkan jasa tukang. Apalagi, jasa pemasangannya di sekeliling rumah cukup mudah dijumpai. Dan biaya menggunakan jasanya juga cukup murah. Walaupun […]

Sudah tahu bagaimana caranya menyambung Pipa Rucika? Masihkah Anda menggunakan jasa tukang untuk memasangnya?

Sejauh ini, pemasangan pipa masih banyak mengandalkan jasa tukang. Apalagi, jasa pemasangannya di sekeliling rumah cukup mudah dijumpai. Dan biaya menggunakan jasanya juga cukup murah.

Walaupun murah, terkadang ada saja yang ingin memasangnya sendiri. Ini bukan berarti seseorang tidak menginginkan keluar biaya lagi, tapi ada yang berkeinginan untuk mencobanya sendiri.

Alasannya sangat simpel. Ketika sudah mampu melakukannya, lain waktu kemampuannya ini bisa digunakan kembali. Contohnya saat akan memperbaiki saluran air yang sudah usang atau termakan oleh waktu.

Sebenarnya, durasi pemakaian pipa ini bisa diperpanjang. Kuncinya terletak pada proses pemasangan sekaligus material pipa yang diaplikasikan sehingga ini akan membuat saluran pembungan air dalam sistem perpipaan di rumah menjadi tahan lama. Jika kualitas pipanya unggulan seperti Pipa Rucika, sudah terbukti kualitasnya!

Diasumsikan Anda sudah membeli Pipa Rucika atau semacamnya. Kini saatnya Anda mulai melakukan pemasangan. Rencananya sudah dibuat seperti panjang saluran sampai potongan pipa yang disesuaikan dengan lekukan saluran air.

Jika sudah merencanakannya, kini saatnya Anda melakukan pemasangan. PR yang harus Anda kerjakan ialah melakukan penyambungan yang benar. Penyambungan yang benar tentunya menghasilkan sambungan yang erat, tidak menimbulkan kebocoran pada pipa.

Untuk proses penyambungannya, Anda bisa menggunakan berbagai cara. Salah satunya ialah cara tradisonal yang hanya membutuhkan alat bantu sederhana dan mudah ditemukan di rumah.

Alat bantunya berupa besi ataupun kayu seukuran dengan pipa. Kemudian jangan lupa untuk menyediakan api semisal kompor gas dan semacamnya.

Untuk menerapkannya, panaskan ujung pipa yang akan disatukan dengan pipa lainnya. Panaskan sampai pipa terlihat melunak. Baru kemudian masukkan besi atau kayu yang sudah dibundarkan sesuai ukuran pipa.

Tekan masuk sampai ukuran 10-20 cm. Panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan. Yang paling penting ialah pipa yang akan disambung nantinya tidak mudah copot.

Putar besi tersebut untuk membundarkan pipa yang telah melunak. Tujuannya agar tidak muncul rongga yang bisa menimbulkan kebocoran. Jika sudah terasa pas, tidak ada rongganya, maka lanjutkan dengan memasukkan pipa tersebut ke dalam air dingin.

Memasukkannya ke dalam air ini dimaksudkan agar pipa kembali mengeras dengan cepat. Baru kemudian cabut/tarik besi dari pipa. Hasilnya, pipa sudah menggelembung dan siap disatukan dengan ujung pipa lainnya.

Jika dirasa masih sukar untuk disatukan, lakukan sekali lagi sesuai urutan. Sampai akhirnya, pipa tersebut bisa masuk. Untuk pemasangannya, tinggal masukkan Pipa Rucika ke dalam pipa yang sudah dihangatkan. Supaya tambah rekat, tambahkan lem pipa sebelum dimasukkan ke dalam sambungannya.