Bisnis

Berita Ekonomi Saat Ini

Summary

Salah satu manfat dari membaca berita adalah anda akan mendapatkan pengetahuan dan juga informasi terbaru yang sedang terjadi saat ini, termasuk berita soal ekonomi. Nah, bagi anda yang ingin mengetahui berita viral hari ini nasional saat ini, dalam kesempatan kali […]

Besok, Pemerintah Lelang Sukuk Negara dengan Target Rp 12 Triliun

Salah satu manfat dari membaca berita adalah anda akan mendapatkan pengetahuan dan juga informasi terbaru yang sedang terjadi saat ini, termasuk berita soal ekonomi. Nah, bagi anda yang ingin mengetahui berita viral hari ini nasional saat ini, dalam kesempatan kali ini akan coba mengulasnya sebagai berikut. 

  • Pemerintah Lelang sukuk Negara Dengan Target Rp 12 Triliun

Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2010, pemerintah terus mencari dana segar. Salah satunya adalah melalui lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara. 

Dalam hal ini, pemerintah akan melelang sukuk dengan target indikatif Rp 12 triliun pada Selasa (23/2/2021).

“Lelang untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021,” tulis DJPPR dalam siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, di Jakarta, Senin (22/2/2021).  

Ada 6 seri sukuk negara yang akan dilelang. Adapun rincian seri sukuk yang akan dilelang adalah PN-S 10082021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS017 (reopening), PBS029 (reopening), PBS004 (reopening), dan PBS028 (reopening). 

Untuk tanggal jatuh temponya mulai 10 Agustus 2021 hingga 15 Oktober 2046. Sedangkan untuk imbalan yang ditawarkan mulai diskonto hingga 7,75%. 

DJPPR juga menyampaikan bahwa lelang SBSN ini akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. 

  • BSI Pimpin Pembiayaan untuk Pemeliharaan Jalan Pintas Timur Sumsel Senilai Rp 644 Miliar

Untuk pertamakalinya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memimpin pembiayaan sindikasi pembangunan infrastruktur yakni untuk presevasi atau pemeliharaan Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim) di Provinsi Sumatera Selatan senilai Rp 644,76 miliar. 

Nantinya pembiayaan sindikasi di Jalintim ini akan digelontorkan Bank Syariah Indonesia bersama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Panin Dubai Syariah kepada PT Jalintim Adhi Abipraya. 

Dari total plafon pembiayaan sindikasi, porsi BSI sebesar Rp 248 miliar. Sementara porsi pembayaran PT Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Panin Dubai Syariah masing-masing sebesar Rp 248 miliar dan Rp 148,76 miliar. 

Nantinya pinjaman bertenor 10 tahun ini akan digunakan untuk pembangunan Preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Sumsel sepanjang 29,87 km berikut jembatan serta fasilitas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor. 

Hery Gunardy, selaku Direktur Utama Bank Syariah Indonesia mengatakan bahwa sindikasi ini merupakan debut pertama pasca-merger di awal Februari.

“Alhamdulillah Bank Syariah Indonesia menjadi bagian dalam sejarah pemberian fasilitas Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Fasilitas ini merupakan yang pertama kalinya menggunakan transaksi syariah,” kata Hery dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/2/2021).

  • Tesla Diproyeksi Raup Keuntungan Rp 8,4 Triliun dari Pembelian Bitcoin

Seiiring dengan harga aset kripto atau cryptocurrency Bitcoin terus menguat. Sehingga membuat perusahaan-perusahaan raksasa seperti Tesla dan Microstrategy terus mendapatkan keuntungan dari kepemilikan Bitcoin. 

Oscar Darmawan, selaku CEO Indodax mengatakan bahwa saat ini Bitcoin diperjualbelikan di level Rp 851 juta per keping.

Yang mana, beberapa waktu yang lalu Tesla telah membeli 43.000 keping Bitcoin dengan harga 35.000 AS atau setara dengan Rp 490 juta per keping. Jika mengacu dengan harga bitcoin saat ini, maka Tesla diakumulasikan akan mendapatkan keuntungan sebesar Rpn 600 juta dollar AS atau setara Rp 8,4 triliun. 

“Total aset Tesla awalnya 1,5 miliar dollar AS. Saat ini, diperkirakan sudah tumbuh melebihi 2,2 miliar dollar AS. Artinya, diperkirakan, aset Tesla tumbuh sekitar 45% setelah menyimpan dan membeli Bitcoin,” kata Oscar dalam keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).